Kritik, Diam atau Makan ?
1 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
Maret 18, 2008, 3:33 am
Diarsipkan di bawah: Keadilan
Diarsipkan di bawah: Keadilan
Apabila ada suatu masalah kadang kritik atau saran enggan diungkapkan atau dilontarkan kepada seseorang yang dianggap guru atau ustad atau orang yang diyakini keilmuannya. Mengapa ? (segala perkataan beliau tidak boleh dicerna atau harus langsung di telan begitu aja ?).
Pertanyaan Essai :
1. Dibalik kebenaran ada kebenaran yang lain ?
2. Kritik atau saran harus tetap dilontarkan, melalui kritik dan saran akan dihasilkan suatu kesimpulan yang nilai nya akan jauh lebih tinggi ?
3. Mencari posisi aman di mata beliau ?
4. Oh ya betul, Itu Saran SAYA dan SAYA yang eksekusinya sendiri langsung ?
5 .
?
1 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Mas amir, Smurf-nya lucu banget, dapet dari mana, aku belum punya yang gambar ini, kopi ah.
Komentar oleh Rayyan Sugangga Maret 19, 2008 @ 3:37 am